Tiga Golongan Pewaris Al-Qur’an

YahyaKhutbah Jumat11 hours ago16 Views

Oleh: Departemen Dakwah dan Pendidikan FKAM

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْد للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلا مُضِلَّ لَهُ وَمْنْ يَضْلُلُ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدُهُ لا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدَاً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ أَمَّا بَعْدُ

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ:

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ. أَمَّا بَعْد

Ma’asyiral Muslimin, Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah.

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang senantiasa memberikan limpahan nikmat-Nya kepada kita semua. Di antaranya, kita dapat mendatangi panggilan-Nya untuk melaksanakan sholat Jumat pada siang hari yang mulia ini.

Shalawat dan salam, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala curahkan kepada baginda Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kepada keluarganya, para shahabatnya, serta umatnya yang konsisten dan komitmen dengan sunnahnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.

Selanjutnya, khatib berwasiat untuk diri khatib pribadi dan untuk jama’ah semuanya, untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan sebenar-benar taqwa. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.” (QS. Ali ‘Imran: 102).

Ma’asyiral Muslimin, Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah.

Di dalam Al-Qur’an terdapat banyak ayat yang paling memberi harapan kepada hamba-hamba Allah. Ayat-ayat yang membuka pintu taubat menenangkan hati orang beriman, dan menghidupkan kembali jiwa yang hampir putus asa dari rahmat Allah. Bahkan sebagian ulama menyebut ayat ini sebagai:

أَرْجَى آيَةٍ فِي كِتَابِ اللَّهِ

 “Salah satu ayat yang paling memberi harapan dalam Kitab Allah.”

Adapun di antara ayat yang sangat besar menumbuhkan harapan bagi seorang mukmin adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surah Fatir Ayat 32:

 ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ

“Kemudian Kami wariskan Al-Qur’an kepada hamba-hamba yang Kami pilih. Maka di antara mereka ada yang mendzalimi dirinya sendiri, ada yang pertengahan, dan ada pula yang berlomba dalam kebaikan dengan ijin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.”

 Ma’asyiral Muslimin, Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah.

Ayat-Ayat ini berbicara tentang kita. Tentang umat Nabi Muhammad Subhanahu wa Ta’ala. Tentang manusia-manusia yang Allah pilih untuk menerima cahaya Al-Qur’an.

Betapa besar kemuliaan tersebut. Tidak semua manusia mendapatkan hidayah Islam. Tidak semua manusia mengenal Al-Qur’an. Namun, Allah memilih kita untuk menjadi pewaris Kitab-Nya.

Akan tetapi, setelah Allah menyebut kemuliaan itu, Allah membagi manusia pilihan-Nya menjadi tiga golongan.

            Golongan Pertama:

 ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ

 “Orang yang mendzalimi dirinya sendiri.”

Mereka adalah orang-orang yang masih banyak lalai, masih sering terjatuh dalam dosa, dan sering kalah oleh hawa nafsunya. Shalatnya masih belum terjaga, lisannya masih menyakiti orang lain, matanya masih melihat yang haram, dan hatinya masih dipenuhi kecintaan terhadap dunia.

Namun perhatikan wahai kaum muslimin! Meskipun penuh dengan kekurangan dan dosa, Allah tetap menyebut mereka sebagai:

 الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا

“Hamba-hamba yang Kami pilih.”

Subhanallah. Inilah luasnya rahmat Allah. Bahkan, seorang muslim yang masih banyak dosa pun belum tertutup pintu rahmat baginya. Ia masih memiliki kesempatan untuk kembali kepada Allah, bertaubat, memperbaiki diri, dan mendapatkan ampunan-Nya.

Oleh karena itu, sebagian ulama mengatakan, bahwa ayat ini termasuk ayat yang paling besar memberi harapan dalam Al-Qur’an, khususnya bagi kaum muslimin yang masih bergelimang dosa dan maksiat. Karena selama seseorang masih beriman dan belum sampai ajalnya, maka pintu taubat masih terbuka lebar.

Maka, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Selama nyawa belum sampai di tenggorokan dan matahari belum terbit dari barat, kesempatan kembali kepada Allah masih terbuka.

Ma’asyiral Muslimin, Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah.

Kemudian, Allah menyebutkan golongan kedua dan ketiga yang lebih baik dari golongan pertama tadi. Golongan Kedua adalah:

 مُقْتَصِدٌ

 “Orang yang pertengahan.”

Mereka adalah orang-orang yang menjaga kewajiban, menjauhi dosa-dosa besar, namun amal sunnahnya belum banyak. Mereka berada di jalan kebaikan, namun belum maksimal dalam mendekatkan diri kepada Allah. Adapun Golongan Ketiga adalah:

 سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ

 “Orang-orang yang berlomba dalam kebaikan.”

Mereka bukan sekadar beramal, tetapi mereka bersegera menuju ridho Allah. Mereka menjaga shalatnya, menjaga lisannya, menjaga pandangannya, dan memenuhi hidupnya dengan Al-Qur’an, dzikir, sedekah, serta amal-amal shalih lainnya. Pada malam hari, mereka menangis dalam doa dan sujud kepada Allah, sedangkan pada siang hari mereka menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi sesama. Namun, Allah mengatakan:

 بِإِذْنِ اللَّهِ

 “Dengan ijin Allah.”

Agar manusia tidak sombong dengan amalnya. Karena tidak ada seorang pun yang mampu istiqomah dalam kebaikan kecuali dengan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ma’asyiral Muslimin, Jamaah Sholat Jum’ah Rahimakumullah.

Ayat-Ayat ini mengajarkan kepada kita, bahwa manusia bertingkat-tingkat dalam keimanan dan ketaqwaan. Maka, hendaknya setiap kita bertanya kepada diri sendiri: Di manakah posisi kita hari ini?

Apakah kita masih termasuk orang yang mendzalimi diri dengan dosa-dosa? Ataukah kita sudah mulai menjaga agama dengan lebih baik? Ataukah kita sudah menjadi orang yang berlomba dalam kebaikan?

Ketahuilah, dunia ini sangat singkat. Umur terus berkurang. Hari demi hari kita sedang berjalan menuju akhirat. Kelak, bukan harta yang menyelamatkan kita, bukan jabatan, bukan pula pujian manusia. Yang akan menyelamatkan kita hanyalah hati yang beriman dan amal shalih.

Karena itu, jangan lelah memperbaiki diri. Jangan bosan kembali kepada Allah. Jangan pernah putus asa walaupun dosa kita banyak. Selama Allah masih memberi kesempatan hidup, maka kesempatan untuk menjadi:

سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ

“Orang yang berlomba dalam kebaikan,” masih terbuka lebar.

Marilah kita hidup bersama Al-Qur’an. Membacanya, mentadabburinya, mengamalkannya, dan mengajarkannya kepada keluarga kita. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba pilihan-Nya, pewaris Al-Qur’an yang sejati, dan golongan yang berlomba dalam kebaikan. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.

 أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

 الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ لله وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ:

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ

اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُلُوبِنَا، وَأَزْوَاجِنَا، وَذُرِّيَّاتِنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعَمِكَ مُثْنِيْنَ بِهَا عَلَيْكَ، قَابِلِينَ لَهَا، وَأَتِمِمْهَا عَلَيْنَا

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى، والتُّقَى، والعَفَافَ، والغِنَى

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالمُنْكَرِ وَالبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

وَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ يَذْكُرْكُمْ، وَأَقِمِ الصَّلَاة

Leave a reply

Ikuti
Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...