Jangan Hidup Tanpa Meninggalkan Warisan Kebaikan

YahyaKhutbah Jumat12 hours ago30 Views

                                                            Khutbah Pertama                                           

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُه

إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

 أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه

اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيّدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

فَيَا عِبَادَ الله اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَاللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقٌوْنَ

,فقد قال الله تعالى في القرآن الكريم:

يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ بِهٖ وَالْاَرْحَامَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

فإنَّ أصدقَ الحديثِ كتابُ اللهِ وخيرَ الهديِ هديُ محمدٍ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ وشرَّ الأمورِ مُحدثاتُها، فَإِنَّ كلَّ مُحدَثةٍ بدعةٌ، وكلَّ بدعةٍ ضلالةٌ، وكلَّ ضلالةٍ في النَّارِ

 أَمَّا بَعْدُ

Ma‘asyiral Muslimin Rahimakumullah.                     

Alhamdulillahirabbil’alamiin. Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, atas segala limpahan nikmat yang diberikan kepada kita semua. Di antaranya berupa nikmat keislaman, keimanan, kesehatan, serta kesempatan, sehingga kita pun dapat mendatangi masjid ini untuk memenuhi panggilan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam rangka melaksanakan sholat Jumat.

Shalawat dan salam, semoga senantiasa tercurah kepada Nabiyullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, keluarganya, shahabatnya, serta umatnya yang taat hingga akhir zaman.

Selanjutnya, khatib berwasiat kepada diri khatib pribadi dan jamaah sekalian, untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa. Dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.” (QS. ‘Ali Imran: 102).

Ma‘asyiral Muslimin Rahimakumullah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surah Yasin Ayat 12:

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ

“Sesungguhnya Kamilah yang menghidupkan orang-orang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab yang jelas.” (QS. Yasin: 12).

            Di dalam Surah Yasin Ayat 12 tersebut, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan kita, bahwa ada dua perkara yang dicatat oleh Allah:

Pertama: مَا قَدَّمُوا, yaitu amal-amal yang telah kita kerjakan selama hidup.

Kedua: وَآثَارَهُمْ, yaitu jejak-jejak yang kita tinggalkan berupa kebaikan setelah kita meninggal dunia.

 Karena itu, Jamaah yang Dirahmati Allah.

Kehidupan seorang mukmin tidak boleh hanya diukur dari berapa lama ia hidup, berapa banyak harta yang ia kumpulkan, atau seberapa tinggi kedudukan yang ia raih.

Lebih dari itu, kita perlu bertanya kepada diri sendiri: Apa yang sudah kita lakukan selama hidup ini? Kebaikan apa yang akan tetap memberikan manfaat untuk diri kita ketika kita sudah meninggalkan dunia?

Karena ketika kematian datang, kesempatan kita untuk menambah amal dengan usaha sendiri telah berakhir. Namun dengan rahmat Allah, ada amal-amal yang pahalanya tetap mengalir setelah kematian kita.

 Jamaah Jumat yang Dimuliakan Allah.

Lihatlah bagaimana Allah mengabadikan doa Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dalam Al-Qur’an. Beliau berdoa dalam Surah Asy-Syu‘ara Ayat 84:

 وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ

“Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian.” (QS. Asy-Syu‘ara: 84).

Perhatikanlah doa Nabi Ibrahim ini. Beliau tidak sekadar meminta agar namanya terkenal. Beliau memohon kepada Allah agar diberikan:

 لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ,

            Yaitu buah tutur nama yang baik dan benar untuk generasi yang datang sesudahnya.

Di sinilah pelajaran penting bagi kita: Nama baik yang abadi. Bukan dibangun dengan pencitraan, melainkan dengan ketulusan amal dan manfaat yang nyata. Dan lihat kenyataannya: Ribuan tahun berlalu, tetapi nama Ibrahim ‘Alaihissalam masih disebut dengan penghormatan.

Nama Nabi Ibrahim bersih. Kisah Nabi Ibrahim sangat indah. Bahkan, Imam Qatadah berkata:

مَا مِنْ أَهْلِ دِينٍ إِلَّا وَهُمْ لَهُ

“Tidak ada satu pun pemeluk agama kecuali mereka mencintai Nabi Ibrahim.”

Allah mengabulkan doa Nabi Ibrahim.

Jamaah Jumat yang Dirahmati Allah.

Marilah kita ber tekad: Jangan sampai kita meninggalkan dunia tanpa meninggalkan kebaikan. Perbaiki ibadah kita. Didik keluarga kita. Ajarkan ilmu yang bermanfaat. Bantu pembangunan masjid dan pendidikan Islam sesuai kemampuan. Sisihkan sebagian rezeki untuk sedekah jariyah.

Jadilah kita orang yang kehadirannya membawa manfaat dan kepergiannya meninggalkan kenangan kebaikan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita hamba-hamba yang:

  • Panjang jejak kebaikannya.
  • Luas manfaatnya,
  • Ikhlas amalnya.
  • Dan baik akhir kehidupannya.

            Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

أَقُولُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَٱلصَّلَاةُ وَٱلسَّلَامُ عَلَىٰ رَسُولِ ٱللَّهِ، وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ

أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ نَفْسِي بِتَقْوَى ٱللَّهِ، فَقَدْ قَالَ ٱللَّهُ تَعَالَىٰ فِي ٱلْقُرْآنِ ٱلْكَرِيمِ

يَا أَيُّهَا ٱلَّذِينَ آمَنُوا ٱتَّقُوا ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

أَمَّا بَعْدُ

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.

اللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

اَللَّهُمَّ آتِ نُفُوْسَنَا تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً فِي الدِّينِ، وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ، وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ، وَبَرَكَةً فِي الرِّزْقِ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ، وَرَاحَةً عِنْدَ الْمَوْتِ، وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ.

اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِي سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ, وسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ, وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ولَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Leave a reply

Previous Post

Next Post

Ikuti
Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...