Alhamdulillah, Akademi Al-Qur’an FKAM Terima Izin Operasional

YahyaPesantren20 hours ago17 Views

Klaten — Pondok Pesantren Akademi Al-Qur’an FKAM secara resmi menerima surat izin operasional dari Kementerian Agama Kabupaten Klaten. Penyerahan izin tersebut menjadi langkah penting dalam penguatan legalitas sekaligus pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi Qur’ani di Akademi Al-Qur’an FKAM.

Penyerahan surat izin operasional dilaksanakan secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Bapak Khumaidin, didampingi jajaran terkait, kepada Direktur Akademi Al-Qur’an FKAM, Ustadz Noer Fathoni, Lc., M.Pd. pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten menyampaikan apresiasi terhadap visi dan misi Pondok Pesantren Akademi Al-Qur’an FKAM sebagai lembaga yang berkomitmen melahirkan generasi da’i muda.

Bapak H. Khumaidin, S.Ag., M.Ag., Kepala Kantor Kemenag Klaten menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi visi dan misi dari Pondok Pesantren Akademi Al-Qur’an FKAM ini sebagai wadah untuk melahirkan da’i-da’i yang selalu berupaya menghidupkan masjid dan menjadi jembatan ilmu agama kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda.”

Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Akademi Al-Qur’an FKAM untuk terus mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk memimpin, berdakwah, dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Hal tersebut turut ditunjukkan dalam kesempatan ini melalui penampilan dua mahasiswa. Salah satu mahasiswa semester 3 Lutfi Geo tampil sebagai imam dengan membawakan qiraah Al-Qur’an, sementara satunya mahasiswa semester 1 Yahya Musyaffa menampilkan praktik dakwah sebagai da’i masjid dengan pendekatan yang relevan bagi generasi Z.

Bagi Akademi Al-Qur’an FKAM, diterimanya izin operasional bukan sekadar legalitas kelembagaan. Ini adalah awal dari amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menghadirkan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas serta melahirkan generasi Qur’ani yang siap menjadi imam, da’i, dan jembatan ilmu bagi masyarakat. Dari Al-Qur’an, lahir generasi. Dari generasi, tumbuh kebermanfaatan. Barakallahu fiekum.

Leave a reply

Previous Post

Next Post

Ikuti
Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...