
SAR FKAM memberangkatkan tiga personel Tim Respons Cepat (TRC) untuk membantu penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 20 Agustus 2026. Ketiga personel tersebut yakni Taufan, Sidik, dan Aksin. Mereka diberangkatkan melalui Yogyakarta International Airport (YIA) menuju Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Pemberangkatan tim ini menjadi langkah awal FKAM dalam merespons kondisi masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Setibanya di lokasi, tim akan melakukan peninjauan langsung untuk mengetahui kondisi lapangan dan kebutuhan warga, sekaligus menentukan bentuk dukungan yang diperlukan dalam penanganan bencana.
Komandan SAR FKAM, Ibas, menyampaikan bahwa tim awal tersebut akan bergabung dengan potensi relawan SAR lainnya dan melakukan rapid assessment di lapangan. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Sejumlah kebutuhan yang saat ini diperlukan masyarakat terdampak antara lain bahan makanan, makanan siap saji, selimut, serta perlengkapan untuk anak-anak, balita, dan lansia. FKAM berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu meringankan kebutuhan warga yang terdampak bencana. Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.