
Bermula ketika warga menemukan sebuah sepeda yang tertinggal di kawasan Muara Sungai Serang Kulon Progo tanpa pemilik. Kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan warga. Sehingga, dilakukan penelusuran untuk mengetahui siapa pemilik sepeda tersebut. Setelah ditelusuri, sepeda tersebut diketahui milik seorang anak bernama Bekti Nurada (9 tahun) warga Keboan Kulon Progo yang sering bermain bersama teman-temannya di sekitar wilayah tersebut.

Upaya pencarian informasi pun dilakukan. Hingga kemudian, salah satu teman korban mengaku bahwa Bekti diduga tenggelam di kawasan muara sungai. Untuk memastikan informasi tersebut, saksi kemudian dibawa ke lokasi kejadian bersama aparat keamanan dan unsur SAR. Saksi menunjukkan titik lokasi yang diduga menjadi tempat korban tenggelam di Muara Sungai Serang Kulon Progo. Setelah kepastian lokasi diperoleh, operasi pencarian segera dilakukan oleh tim SAR Gabungan. Di antaranya SAR FKAM.
Pencarian dilakukan dengan beberapa metode untuk memperluas jangkauan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR membagi tugas dalam beberapa unit operasi, antara lain:
1. Penyisiran menggunakan perahu karet (LCR) hingga radius sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.
2. Penyelaman di sekitar titik dugaan tenggelamnya korban.
3. Pemantauan dari jalur darat di sekitar kawasan muara untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus.
Hingga Ahad sore sekitar pukul 17.00 WIB, pencarian belum membuahkan hasil. Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melakukan pemantauan dan penjagaan di sekitar kawasan Muara Sungai Serang Kulon Progo.
Upaya panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada Ahad malam korban ditemukan sekitar 200 meter di sisi barat dari titik lokasi kejadian awal dalam keadaan meninggal dunia. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.
Keterlibatan SAR FKAM dalam operasi pencarian ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir membantu masyarakat dalam berbagai kondisi darurat. Peran relawan kemanusiaan sangat penting dalam mendukung kerja penanganan bencana maupun kecelakaan air. SAR FKAM hadir, peduli, dan siap bergerak untuk kemanusiaan.